Selasa, Mei 12, 2009

Sekolah Wirausaha, Kenapa Tidak?

Jurang antara jumlah tenaga kerja dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia saat ini semakin lebar. Di bidang pendidikan tinggi, hal tersebut sedikit banyak telah meniupkan paradigma baru tentang kian perlunya kemampuan intelektual individu Indonesia untuk menciptakan bisnis atau wirausaha di segala bidang. Tahun 2009, pemerintah memperkirakan angka pengangguran akan naik. Karena itu, angka pengangguran akan direvisi menjadi 8,3 atau 8,4 persen. Sebelumnya, pemerintah menargetkan penurunan angka pengangguran tahun ini mencapai 7-8 persen. Hal itu disampaikan pekan lalu, Minggu (3/5), oleh Deputi Bidang Kemiskinan dan Ketenagakerjaan Bappenas Prasetijono Widjojo di sela-sela Sidang Tahunan Asian Development Bank (ADB) ke-42 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali.

Menurut Prasetijono, pengangguran tahun ini kemungkinan di atas 8 persen. Tahun lalu, pemerintah menargetkan penurunan angka pengangguran di level 7-8 persen, tetapi besar kemungkinan angka tersebut naik, sekitar 8,3-8,4 persen.

Sulit dimungkiri, masih banyak penduduk Indonesia yang merupakan pengangguran terbuka. Hanya 0.18 persen dari total penduduk Indonesia menjadi wirausahawan. Angka itu sangat jauh tertinggal ketimbang China, yang mencapai dua persen, atau bahkan Singapura dengan jumlah enam sampai tujuh persen.

Tanpa wirausaha, perekonomian Indonesia masih akan terus tersendat untuk maju karena, ketimbang rasio jumlah penduduknya, negara kita akan terus kekurangan lapangan kerja.

Center for Entrepreneurship Development

Salah satu penyebab titik lemah ekonomi Indonesia adalah masih kurangnya jumlah perusahaan formal. Kemandirian pun belum merupakan kata kunci di mata masyararakat untuk memandang kemajuan bangsa ini.

Bisa dilihat, banyak perusahaan yang tumbuh besar saat ini karena diawali dengan model usaha kecil dan menengah (UKM) atau small medium enterprise.

Untuk itulah, pertumbuhan wirausahawan baru yang mampu menciptakan peluang bagi pertumbuhan yang lainnya sangat diperlukan. Melalui Center for Entrepreneurship Development, Prasetiya Mulya Business School (PMBS) berupaya ikut mendorong pengembangan pendidikan kewirausahaan sebagai sumbangan bagi kemajuan dan kemandirian bangsa untuk melahirkan generasi wirausaha yang kuat dan mumpuni.

Hal tersebut dibuktikan oleh PMBS sejak 2005. Setelah bertahun-tahun membuka Program S2 (Magister Manajemen), PMBS pun akhirnya membuka Program S1 Bisnis. Dengan hadirnya program ini, pelajar Indonesia yang ingin mengenal lebih jauh sekolah bisnis tidak perlu pergi ke luar negeri. Mereka dimotori oleh semangat kewirausahaan yang kokoh sebagai penggerak roda perekonomian yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Para mahasiswa akan diberi pengetahuan kuat dan juga keterampilan untuk menjawab tantangan di dunia bisnis. Untuk tujuan itu, mereka akan dididik dalam tiga hal, yaitu diberi pengetahuan bisnis yang kuat dan ditransformasikan ke dalam kerangka berpikirnya.

Selanjutnya, mahasiswa diberi pengetahuan tentang penanaman karakter berbisnis (entrepreneurship) yang kuat, baik itu keberanian menempuh risiko, analisis, komunikasi, dan kepemimpinan. Terakhir, mahasiswa akan dibekali materi peningkatan kepekaan sosial melalui program dan kegiatan community development.

Semester "Pebisnis"
Sejak mengawali perkuliahan di semester pertama, mahasiswa telah dirangsang untuk mencari peluang bisnis. Di semester ketiga, ide atau berbagai usulan bisnis para mahasiswa tersebut lalu dikompetisikan untuk memperoleh enam kelompok mahasiswa terbaik.

Jangan girang dulu. Kelompok pemenang lalu dipinjami dana oleh sekolah. Di semester empat, dana itu akan mereka gunakan untuk menggerakkan sebuah usaha atau bisnis.

Ya, para mahasiswa akan melakoni tugas itu laiknya para pebisnis profesional. Semua mereka kerjakan dari nol, mulai dari sisi model pengelolaan bisnisnya, manajemen pemasarannya, hingga pengelolaan sumber daya manusianya (SDM).

Kritis dan obyektif. Pada tiga minggu sekali, para "pebisnis" juga harus melaporkan perkembangan bisnisnya di hadapan para staf pengajar, yang dalam hal ini bertindak sebagai "Dewan Direksi".

Kiranya, pola pendidikan semacam itu cukup menarik dijadikan kesempatan bagi para mahasiswa menempa diri sebagai wirausahawan. Dilandasi semangat dan nilai-nilai sosial kemasyarakatan, para mahasiswa juga tidak semata akan mengenal dunia bisnis. Namun, PMBS juga akan mewajibkan mereka bekerja di lembaga-lembaga atau yayasan sosial, seperti panti jompo, panti asuhan, dan instansi.

Selain itu, mahasiswa juga akan diterjunkan ke desa-desa. Mereka turun langsung bersama ke tengah-tengah masyarakat. Tugas utama mereka di sini adalah membantu menciptakan bisnis bagi masyarakat setempat.

Dengan model proses belajar-mengajar semacam itu, PMBS tentu bukan bermaksud hanya mencetak calon-calon pebisnis Indonesia yang tangguh, melainkan juga berjiwa sosial tinggi.

Sumber Kompas.com

Senin, Mei 11, 2009

Hargai Keunikan Pasangan Anda

Banyak dari antara kita yang mengira bahwa kita sudah siap untuk hubungan cinta, tapi gagal untuk sepenuhnya mengevaluasi apa yang cinta butuhkan dari kita. Karena kita sangat ingin menjalin hubungan khusus dan mempunyai seseorang untuk dicintai dan mencintai kita, kita yakin kita sudah benar-benar siap untuk cinta, padahal kenyataannya belu tentu seperti itu.

Salah satu kriteria kesiapan cinta adalah menghormati dan menghargai keunikan pasangan Anda. Kita tidak hanya harus melihat pasangan kita secara realistis, tapi kita juga harus mengasihi dan memperhatikan kualitas-kualitas unik mereka. Kita harus belajar berlatih melakukan saran Paulus dalam Kolose 3:13.

Sayangnya, banyak orang yang bertemu dengan seseorang yang istimewa, dan lalu menyukai beberapa kualitas unik mereka, bahkan juga kelemahan mereka, hanya untuk kemudian menemukan bahwa kualitas yang sama itu selanjutnya menjadi sesuatu yang sangat mengganggu atau menyebalkan. Anda tahu urutannya: Anda bertemu seorang pria dan mengagumi ketenangannya, kekuatan dalam sikap pendiamnya. Dia mengingatkan Anda akan karakter ayah Anda yang sangat Anda hargai. Setelah waktu berjalan, sikap diamnya mulai membuat Anda tidak sabar. Sekarang Anda ingin mengguncang badannya agar dia berbicara. Ini sangat jauh dari sikap pendiam yang awalnya Anda lihat sebagai sesuatu yang menarik darinya.

Para pria, berapa banyak di antara Anda yang pertama kali tertarik pada spontanitas pasangan Anda, dan pada akhirnya merasakan bahwa spontanitasnya itu terasa mengganggu? Berapa banyak dari Anda yang menyukai caranya membelanjakan uang dengan bebas, terutama untuk Anda, hanya untuk pada akhirnya melihat itu sebagai tanda bahaya dalam kesiapannya berumah tangga karena dia enggan mengurangi sebagian anggaran belanjanya untuk pedikur dan facial, atau untuk gaun pesta.

Anda mengerti maksudnya. Terlalu sering kita lupa akan apa yang membuat kita tertarik pada pasangan kita. Terlalu sering kita sangat menyukai beberapa karakteristik seseorang pada awalnya, dan kemudian berharap bahwa kita bisa mengubah mereka. Saat kita menjadi lelah dan bosan pada suatu karakteristik, dan berusaha mengubahnya, maka kita merusak hubungan itu. Cinta yang dewasa menuntut agar kita menghargai dan menerima keunikan-keunikan yang membuat kita tertarik kepada mereka pada awalnya.

Stefani datang kepada saya untu konseling beberapa minggu lalu. Dia adalah seorang wanita yang menarik berusia 30an yang sudah menjalin hubungan dengan seorang pria selama 9 bulan. Setelah sebelumnya putus dari sebuah hubungan di masa lalu, ini adalah hubungan serius pertamanya. Pacarnya, Jerry, telah mengatakan kepada Stefani bahwa dia berniat untuk menjajaki hubungan mereka ke arah pernikahan, tapi Stefani mengatakan kepada saya bahwa ada banyak dari “keanehan-keanehan” Jerry yang mengganggunya. “Sebenarnya bukan hal yang besar,” ungkap Stefani. “Cara dia mengunyah makanannya, cara dia menyetir mobil, cara dia menata kondisi apartemennya… Awalnya saya pikir hal-hal itu manis, dan biasanya saya menggodanya tentang hal-hal itu. Tapi selanjutnya, tiba-tiba kelihatannya semua hal yang sama itu mulai mengganggu saya. Saya tidak tahu apakah saya harus membicarakan ini dengan dia atau tidak.”

“Apakah Anda mencintainya?” saya bertanya. “Apakah Anda menikmati waktu bersamanya?”
“Oh iya,” jawab Stefani cepat. “Saya tidak bisa membayangkan hidup jauh darinya. Tapi, saya tahu bahwa saya seorang perfeksionis, dan caranya membiarkan apartemennya terlihat berantakan membuat saya gila…”
“Apakah Anda sudah sering berkencan sebelum bertemu dengan Jerry? Bisakah Anda mengatakan dengan jujur bahwa dia adalah tipe pria yang Anda inginkan untuk menghabiskan sisa hidup bersama?”
“Ya, saya sudah beberapa kali berkencan sebelum bertemu dengannya. Saya mencintainya. Saya hanya tidak yakin apakah saya bisa menerima perbedaan-perbedaan kami. Saya pikir ini adalah sesuatu yang perlu saya pikirkan.”

Kenyataannya, memang itulah yang perlu Stefani lakukan. Saya memberinya beberapa saran.

Satu, membuat daftar dari hal-hal yang dihargai atau dikaguminya dari Jerry, juga daftar hal-hal yang tidak dia sukai darinya. Dia lalu perlu membandingkan kedua daftar itu. Apakah daftar pertama lebih panjang daripada daftar kedua? Itu seringkali membantu untuk mengingatkan kita tentang hal-hal positif selain beberapa hal kecil yang terasa mengganggu saat ini untuk kita.

Dua, pertimbangkanlah apakah ada kemungkinan untuk perubahan dari hal-hal yang mengganggu itu. Bisakah hal-hal di daftar kedua tadi disesuaikan, atau paling tidak didiskusikan? Apakah ada kemungkinan perubahan? Beberapa dari masalah Stefani masih bisa didiskusikan dan mungkin bisa diubah. Cara mengemudinya sebagai contoh, jika beberapa beresiko tinggo, maka ada kemungkinan untuk diubah melalui diskusi yang jujur.

Tiga, bisakah dia menerima hal-hal yang sepertinya tidak bisa berubah? Bisakah dia mengingatkan dirinya sendiri bahwa hal-hal yang awalnya dia hargai atau sukai itu masih bisa dihargai kembali? Terkadang kita mempermasalahkan hal-hal yang sebenarnya tidak penting, dan kita harus berlatih untuk meletakkan hal-hal pada perspektif yang benar.

Empat, menghormati dan menghargai keunikan pasangannya. Terkadang tindakan menghargai dan membangun pasangan kita tidak hanya bisa membuat mereka berubah menjadi lebih baik lagi, tapi itu juga membuat kita bisa menghargai mereka lebih lagi. Rasul Paulus mengatakan pada kita, “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.” (Efesus 4:29). Pasangan kita membutuhkan kita untuk mendorong dan membangun mereka. Dunia ini penuh dengan kritik dan hal-hal yang berusaha mengalahkan atau melemahkan. Rumah dan hubungan-hubungan kita perlu menjadi tempat dimana kita diterima dan diteguhkan.

Akhirnya, mengingat semua ini membantu Stefani meletakkan semuanya dalam perspektif yang benar. Dia ingat bahwa dia juga tidak sempurna, dan adalah sebuah tindakan yang tidak dewasa untuk mengharapkan kesempurnaan dari Jerry. Dia memutuskan untuk berbicara dengan Jerry tentang beberapa dari hal-hal yang mengganggunya dan berurusan dengan dirinya sendiri tentang hal-hal yang sebenarnya tidak penting.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda mampu melihat gambaran yang lebih besar saat mempertimbangkan tentang pasangan Anda? Apakah Anda mampu mengingat mengapa Anda jatuh cinta padanya saat pertama kali dan mampu mempertahankannya dalam pikiran Anda? Jika iya, maka mungkin Anda sudah siap untuk cinta.

Sumber : crosswalk

Dikutip dari untukku.com

Agar Gaji Tidak Cepat Habis

Easy come, easy go. Mungkin itulah slogan yang bisa menggambarkan tentang aliran uang. Rasanya baru gajian minggu lalu, kok minggu ini sudah habis? Diperlukan komitmen dan disiplin diri yang tinggi untuk bisa menabung dan tidak menghamburkannya begitu saja. Terlebih lagi jika Anda mesti menabung banyak uang untuk hal-hal yang ingin dilakukan dalam waktu dekat, misalnya pernikahan, kelahiran anak, dan lainnya. Berikut adalah tips yang bisa Anda lakukan untuk merencanakan aliran uang Anda tetap dalam jalur yang diinginkan.

*Selalu berpikir jauh ke depan! Buatlah daftar pengeluaran cukup besar yang harus Anda penuhi di masa depan. Misalnya; pernikahan, hari kelahiran anak, liburan, atau kuliah lagi. Anda bisa merencanakan sebuah prosedur tabungan khusus untuk hal ini, contohnya menyiapkan tabungan di bank yang ditarik secara otomatis dari tabungan yang selalu dimasukkan gaji per bulannya.

*Buat perencanaan keuangan khusus untuk bulan dan tahun ke depan, sementara buat perhitungan pemasukan dan pengeluaran rata-rata per bulan Anda. Juga lihat pos-pos keuangan yang bisa Anda kurangi pengeluarannya. Misalnya, buatlah batasan jika tagihan telepon Anda membeludak, dan kurangi intensitas menelepon. Atau, jika Anda memiliki kecenderungan membeli setidaknya 1 baju atau 1 pasang sepatu tiap bulan, buat album koleksi pakaian dan sepatu Anda untuk memastikan dan meyakinkan diri bahwa Anda memiliki cukup pakaian yang bisa dipadupadankan tanpa perlu membeli terus-menerus.

*Simpan bon dan kuitansi yang Anda terima. Baik itu pembayaran pulsa telepon di ATM, atau ongkos makan siang, lalu simpan dan hitung lagi pengeluaran Anda per harinya. Lalu bayangkan, apakah semua pengeluaran Anda itu cukup berarti? Atau masih bisa ditekan lagi? Mungkin Anda bisa mencari alternatif dari masing-masing pengeluaran tersebut. Mungkin dengan mencari makan siang di kantin saja, ketimbang ke foodcourt bersama teman-teman lain. Atau mungkin naik ojek saja ketimbang naik taksi jika jarak dari kantor Anda ke kantor klien tak terlalu jauh. Potongan kecil tapi sering bisa menjadi amat berarti jika dihitung per tahun.

*Hindari godaan! Ini dia yang paling sulit dihindari para wanita. Ingatlah: Hanya karena di mal sedang ada diskon besar-besaran, tak berarti Anda memerlukannya. Pikirkan masak-masak, apakah Anda akan benar-benar memerlukan barang yang akan Anda beli tersebut? Apakah sangat krusial? Apakah akan Anda gunakan?

*Menabunglah, tapi jangan lupa untuk memberikan "hadiah" pada diri Anda ketika tujuan Anda sudah terpenuhi. Buat target nilai tabungan Anda, lalu berikan hadiah jika sudah mencapai target tersebut.

*Simpan dan catat segala hal yang berkaitan dengan keuangan Anda. Jika bank mengirimkan catatan keuangan Anda, simpan. Jangan dibuang, apalagi jika tercantum nama lengkap dan data diri lainnya. Hal ini sekaligus untuk menghindari penipuan ataupun pencurian identitas.

*Bahkan berlibur pun akan butuh biaya. Maka, tak ada salahnya untuk mulai menabung, ketimbang meminjam uang yang Anda tak tahu kapan bisa membayarnya kembali.

Sumber : Kompas.com

Rabu, Mei 06, 2009

Tanda-Tanda Sebelum Kita Meninggal

Terlepas benar tidaknya semoga ini bisa menjadi pengingat buat kita semua.

“Tanda 100 hari menjelang meninggal” ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka yang dikehendakin-Nya……Walau bagaimanapun semua orang islam akan mendapat tanda ini hanya saja mereka menyadari atau tidak……Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu ashar, seluruh tubuh yaitu dari ujung rambut hingga keujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan menggigil, contohnya seperti daging lembu yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar….. Tanda ini rasanya nikmat dan bagi mereka yang sadar dan berdetik dihati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini.


Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa sembarang manfaat ………. Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini, maka ini adalah peluang terbaik utuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

“Tanda 40 hari”
Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu ashar, bahagian pusat kita akan berdenyut-denyut pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya diatas arash ALLAH SWT, maka Malaikat Maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persediaannya keatas kita, antaranya ialah ia akan mulai mengikuti kita sepanjang masa………..Akan terjadi Malaikat Maut ini memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika (bengong). Adapun Malaikat Maut ini wujudnya Cuma seorang, tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya. …….

“Tanda 7 hari”

Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesaktian, dimana orang sakit yang tidak makan, secara tiba-tiba ia berselera untuk makan…..


“Tanda 3 hari”

Pada ketika ini akan terasa denyutan dibagian tengah dahi kita yaitu diantara dahi kanan dan kiri, jika tanda ini dapat dirasakan maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti……….ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat terlihat jika kita melihatnya dari samping……Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan berangsur-angsur masuk kedalam…tela pak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh kedepan dan sukar dite gakkan……

“Tanda 1 hari “

Tanda ini akan terasa sesudah ashar dimana kita akan merasakan satu denyutan disebelah belakang yaitu dikawasan ubun-ubun dimana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu ashar keesokan harinya………..


“Tanda akhir”

Akan terjadi keadaan dimana kita akan merasakan sejuk dibagian pusat dan rasa itu akan turun kepinggang dan seterusnya akan naik kebagian Halkum. Ketika ini terjadi hendaklah kita terus mengucap kalimat SYAHADAT dan berdiam diri dan menantikan kedatangan Malaikat Maut untuk menjemput kita kembali kepada ALLAH SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula….


SESUNGGUHNYA MENGINGAT MATI ITU ADALAH BIJAK atau MULIA.


Semoga ALLAH SWT mengampuni kesalahan-kesalahan kita. Amin

Jumat, Mei 01, 2009

Masuk TIME 100, SBY Bisa Semakin Populer

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masuk ke dalam 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah TIME atau TIME 100. Hal itu dinilai bisa menjadi tambahan amunisi bagi SBY dalam menghadapi pilpres.

"Ini poin penting bagi SBY, dunia saja mengakuinya bagaimana kita di Indonesia," kata pengamat politik dari LIPI Lili Romli dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (1/5/2009). Gelar dari TIME itu membuat SBY semakin populer.

Menurut Lili, prestasi tersebut akan menjadi alat kampanye SBY selanjutnya. Selain memberi citra positif, gelar TIME 100 juga akan mengimbangi pemberitaan tentang rencana partai-partai 'musuh' SBY yang menggalang koalisi besar.

"Tentu saja SBY juga harus menutup kekurangan-kekurangannya dan konsisten dengan program kampanye," jelasnya.

TIME memasukkan Presiden SBY sebagai tokoh paling berpengaruh untuk kategori Leaders & Revolutionaries. Sebanyak 20 tokoh masuk kategori ini. Selain SBY, tercatat juga PM Inggris Gordon Brown, Menlu Hillary Clinton, raja narkoba Meksiko Joaquin Guzman, Senator AS Edward Kennedy, Wakil PM Israel Avigdor Lieberman, dan Presiden Barack Obama.

Dikutip dari detik.com

Rabu, April 29, 2009

Keyword Platform Politik PKS, Peduli dan Berpihak pada Rakyat

Amplop yang berisi nama cawapres dan platform politik telah diserahkan PKS kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selangkah lagi, PKS akan menjadi bagian dari koalisi yang dibangun Partai Demokrat. Apa platform politik PKS itu?

"Seperti yang Pak Tifatul sampaikan, keyword PKS terkait kontrak politik yaitu peduli dan berpihak pada rakyat," ucap mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid kepada wartawan usai melantik anggota MPR Pengganti Antar Waktu (PAW) di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/4/2009).

Hidayat menegaskan platform politik yang disodorkan PKS ke Partai Demokrat (PD) didasarkan pada program politik yang akan dicapai oleh koalisi dalam pemerintahan. "Bukan bagi-bagi kue kekuasaan di pemerintahan," ujar suami dr Diana Thalib ini.

Namun soal nama cawapres yang direkomendasikan untuk SBY, Hidayat enggan membeberkan. "Yang jelas sesuai hasil Majelis Syuro yang kami ajukan tentunya kader bukan orang lain," ujarnya diplomatis.

Hidayat juga mengatakan dirinya menghormati keputusan sejumlah parpol yang membangun koalisi besar untuk menghadapi koalisi PD. Ia yakin, banyaknya parpol yang tergabung dalam suatu koalisi tidak menjamin capres yang diajukan koalisi tersebut akan memenangi pertarungan di Pilpres mendatang.

"Kalau Anda lihat Pilpres 2004, suara partai pendukung SBY-JK tidak imbang dengan pendukung Mega-Hasyim. Tapi Anda tahu sendiri hasilnya," katanya.

Menurutnya ketua MPR ini, kemenangan capres nantinya tidak ditentukan oleh besarnya persentase perolehan suara partai di Pileg, tapi bagaimana kualitas dan akseptabilitas capres dan cawapres yang diajukan tersebut.

"Itu yang menentukan," tutupnya.

A Pramono, Dari Office Boy Jadi Miliarder


Kisah perjalanan hidup A Pramono (34) mirip cerita sinetron. Belasan tahun lalu, ketika pria kelahiran Madiun ini mengadu nasib ke Ibu Kota Jakarta, ia memulainya dengan menjadi office boy di sebuah perusahaan swasta. Lalu ia beralih menjadi pedagang ayam bakar di pinggir jalan. Ternyata sukses. Kini Pramono sudah menjadi miliarder yang memiliki banyak usaha. Siapa yang tidak ngiler?

"Kalau cerita saya dibikin sinetron mungkin akan menarik," kata pria pemilik usaha Ayam Bakar Mas Mono ini ketika bercakap cakap dengan Warta Kota di salah satu kedainya di Jalan Tebet Raya No 57, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Namun, ayah satu anak yang akrab dipanggil Mas Mono ini buru buru menambahkan bahwa sukses bisa diraihnya setelah melewati proses yang cukup panjang. la meyakini, dalam hidup ini tidak ada sesuatu yang instan. Artinya, kalau ingin sukses mesti lewat perjuangan.

"Orang tidak tahu dan mungkin tidak mau tahu, ketika memulai usaha ini saya harus ke pasar jam tiga dinihari. Jam empat subuh sudah menyalakan kompor, ketika kebanyakan orang masih tidur," ujar Pramono.

Awalnya, suami Nunung ini berjualan ayam bakar di pinggir Jalan Soepomo, Jakarta Selatan, persisnya di seberang Universitas Sahid. Di tempat itu, setiap hari-kecuali hari libur dia menggelar tenda, bangku dan meja untuk berdagang.

Dengan memakai kaus, celana gombrang dan sandal jepit, dia setia melayani pembeli yang datang dari pagi sampai pukul 14.00. Sebagian pembelinya adalah mahasiswa dan orang kantoran yang bekerja di wilayah tersebut.

"Tapi ya namanya dagang kaki lima, ada gilirannya. Saya dagang dari pagi sampai siang. Dagangan habis nggak habis saya harus tutup. Lalu, jam 14.00 diganti pedagang lain yang menjual nasi goreng, pecel lele dan seafood," tutur Pramono sambil memperlihatkan foto lamanya di laptop.

Pria yang menamatkan S3 (maksudnya tamat SD, SMP, SMA) di Madiun ini belakangan akrab dengan laptop karena dia menjadi salah seorang mentor nasional dari Entrepreneur University (EU). Foto-foto lamanya itu menjadi salah satu bahan presentasinya ketika membawakan materi tentang wirausaha.

Menurut Pramono, sejak dulu dia suka fotografi tapi hanya sebatas hobi. Bukan karena dia tahu akari sukses. Jika diamati, foto Pramono saat masih berjualan di pinggir jalan dan saat ditemui Warta Kota beberapa hari lalu, memang berbeda jauh. Dulu dia terlihat kurus, sekarang tampak macho dan keren.

"Ya, bedalah Mas. Dulu tidak terawat, sekarang terawat. Dulu nggak punya tabungan,sekarang tabungan banyak di bank," ujarnya sambil menunjukkan tabungannya yang pernah mencapai persis Rp 1 miliar.

Senang belajar

Salah satu kebiasaan positif yang dimiliki Pramono dan sangat memberi inspirasi adalah kesenangannya belajar sesuatu yang baru untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Tahun 1999, ketika menjadi office boy di sebuah perusahaan swasta, Pramono selalu memanfaatkan,waktu luangnya dengan belajar komputer. Bukan bermain bermain game seperti kebanyakan orang. Sebab dia tahu, dengan menguasai keterampilan itu kariernya bisa naik dan gajinya juga akan lebih besar.

Pramono benar, karena kariernya terus meningkat hingga akhirnya diangkat menjadi supervisor. Meski jabatannya cukup tinggi tapi dia terus tertantang untuk meningkatkan taraf hidupnya. Cita-citanya cuma satu, bagaimana caranya lebih membahagiakan orang-orang yang dicintai, keluarga dan orangtuanya.

Akhirnya, tahun 2001 dia keluar dart perusahaan tersebut dan memulai usaha dengan berjualan gorengan keliling di seputar,wilayah Pancoran, Jakarta Selatan. Langkahnya rada ekstrem. Sebab, bagi Pramono, untuk memulai usaha tidak perlu banyak berpikir, apalagi menghitung rugi laba. Yang terpenting adalah melakukan action.

"Banyak saudara saya yang tidak terima dengan keputusan itu. Apalagi pada awal-awal berdagang, omzetnya baru Rp 15.000 sampai Rp 20.000 per hari," ujarnya.

Meski menghadapi banyak tantangan, Pramono tidak mau mundur. Sampai akhirnya dia mendapat lapak kosong di seberang Universitas Sahid. Dengan modal Rp 500.000 untuk membeli gerobak dan peralatan lainnya, termasuk ayam lima ekor, Pramono membuka lembaran barunya dengan menjual ayam bakar. Namun karena belum mahir mendorong gerobak, pernah suatu ketika ayam dagangan jatuh ke pasir. Terpaksa ayam tersebut harus dibersihkan dulu.

"Kalau orang lain mungkin sudah mikir macam-macam. Wah ini tanda sepi, nggak laku, karena baru mau jualan ayamnya sudah jatuh, sial. Namun, kalau saya justru berpikir lain. Wah, ini pertanda bagus, dagangan saya bakal laku. Sebab, saya menggunakan otak kanan. Selalu optimis dan percaya dirt," tegas Pramono.

Terlepas dart peristiwa itu, beberapa tahun kemudian usaha Ayam Bakar Mas Mono berkembang pesat. Dia mempunyai 13 cabang dan dalam satu hari bisa menjual 1.000 ekor ayam. "Sampai sekarang saya merasa seperti mimpi. Kok bisa ya," kata Pramono. (hes/Warta Kota)

Dikutip dari www.kompas.com

Aziz Bakhtiar dan Empat Sehat Lima Nekat

Dalam menjalankan usaha, seseorang tidak dapat terlalu egois, untuk memajukan usaha pengusaha harus jeli melihat peluang serta minat pasar yang ada. Dengan berprinsip seperti itu, Aziz Bakhtiar dapat mengembangkan usaha jual-beli barang antiknya. Saat ini omzet yang dapat diraup Aziz mencapai Rp 100 juta per bulan.

"Kalau mau sukses, prinsipnya cuma satu, yaitu empat sehat, lima nekat. Yang penting jeli membaca pasar dan nekat," kata Aziz membagi rahasia usahanya.

Sebelumnya pria jebolan fakultas ekonomi Universitas Gajah Mada ini berprofesi sebagai desainer komputer. Namun, pada tahun 1999, ia terpaksa menutup usahanya.

Tak betah menganggur, Aziz pun meneruskan usaha milik keluarganya. Mertua Aziz adalah pembuat keris dan mempunyai galeri di daerah Triwindu, Solo. Awalnya galeri itu hanya diisi keris-keris buatan sang mertua, kemudian Aziz merasa jika ingin usaha keluarga tersebut berkembang, maka ia harus memperlebar sayap usahanya.

"Saya berpikir kalau hanya menjual keris, usaha ini akan jalan di tempat. Lalu saya memutar otak apa yang harus dilakukan untuk memajukan usaha keluarga ini. Setelah beberapa lama memcari cara, akhirnya saya memutuskan untuk menambahnya dengan barang-baranga antik," ujar Azis.

Saat ini, galeri yang ia beri nama Amalia Javacraft&Antique menjual aneka barang-barang antik dan kerajinan khas Jawa lainnya, seperti patung-patung, radio kuno, kliping iklan zaman dulu, dan tidak ketinggalan keris buatan sang mertua.

Pada awalnya Aziz memang mengalami kesulitan dalam memperluas usahanya tersebut, kenalannya dalam hal barang antik masih sangat sedikit. Tak putus asa dengan hal itu, Aziz mencoba menghubungi beberapa relasi sang mertua, selain itu ia juga berburu barang-barang antik ke sekeliling pulau Jawa.

Kerja kerasnya tak sia-sia, dalam hitungan dua tahun jaringannya telah bertambah 3 kali lipat. Usaha Aziz terus berkembang, namun seakan terlena dengan kemajuannya tersebut, ia tidak memerhatikan sistem manajemen usahanya itu. Arus keluar-masuk barang tidak ia perhatikan, jual-beli pun tidak ia catat dengan baik. Akhirnya pada tahun 2004 usahanya rugi cukup besar, nominalnya dalam hitungan miliar rupiah.

"Semua modal dan uang tunai yang saya miliki habis, yang tersisa hanya barang-barang yang ada di galeri. Jumlahnya juga tidak terlalu banyak," kenangnya.

Untuk beberapa saat pria berkulit coklat ini merasa sangat terpukul, ia menyesali kelalaiannya. Setelah merenung beberapa saat, akhirnya ia memutuskan untuk bangkit dan menjalankan usahanya lagi. Dengan bermodal sisa-sisa barang antik yang ada di galerinya, Aziz menjajakan barang-barang antik itu dari toko ke toko.

Ia mengaku awalnya berat melakukan hal itu, badannya terasa memberontak, selain itu tidak mudah menjual barang antik apalagi jika pembeli belum mempunyai kepercayaan kepadanya. Gaya hidup keluarganya pun ikut berubah, sebelum usahanya bangkrut Aziz kerap kali mengajak keluarga makan di restoran. Namun setelah kejadian itu, ia tidak pernah lagi melakukan hal tersebut.

Selama tiga tahun Aziz bersusah payah membangun relasi dan usahanya. Perjuangannya tersebut tidak sia-sia, sedikit demi sedikit ia mengumpulkan jaringan dan kepercayaan dari para mitranya. Kini ia tak perlu bersusah-susah lagi mencari barang antik, jika ada barang antik mitra-mitra kerjanya akan menghubungi Aziz. Dengan para mitranya, Aziz melakukan sistem beli-putus.

Barang-barang dagangannya telah merambah seluruh Pulau Jawa, sebagian pulau Sumatera, Kalimantan, dan Malasyia. Untuk saat ini Aziz memang sengaja tidak melakukan ekspor, ia mengaku tidak cocok dengan sistem pembayarannya. "Kalau diekspor uang baru akan kembali 1,5 bulan kemudian, itu yang membuat saya berat. Lagi pula sekarang sudah ada penerbangan langsung dari KL (Kuala Lumpur) menuju Solo. Jadi banyak turis yang dapat langsung datang ke galeri saya," terangnya.

Untuk konsumen, Aziz lebih melirik kalangan menengah atas. Ia berpendapat, kalangan menegah atas lebih jelas pangsa pasarnya, selain itu peta persaingan antarpengusaha tidak terlalu berat. "Kalau mau diibaratkan, saya ini seperti petani, yang harus memilih mau berjualan di pasar tradisional atau supermarket. Kalau di pasar tradisional saingan sudah banyak, maka saya harus bermain di supermarket yang saingannya masih sedikit," tuturnya.

Untuk mengetahui apa selera pasar atau barang-barang yang sedang tren sekarang, ia rajin mengikuti pameran yang sering diselenggarakan oleh berbagai pihak. Saat ini tantangan terbesar yang ia rasakan adalah pengembangan produk, karena menurutnya masalah permodalan ataupun pemasaran dapat ia atasi.

"Kalau masalah keuangan pasti bisa dicari-cari jalan keluarnya, pemasaran juga begitu. Yang sering bikin saya bingung, barang-barang saya harus ditambah apa lagi karena tidak mungkin usaha dengan barang-barang yang sama terus," kata dia. Oleh karena itu ia mengharapkan bantuan dari pemerintah agar usahanya dan usaha-usaha UKM lainnya dapat berkembang.

Dikutip dari www.kompas.com

Hamilton dan Alonso Beraksi di Game F1

Pembalap Formula 1, seperti Lewis Hamilton dan Fernando Alonso, akan beraksi dalam game F1 besutan Codemasters. Penggemar balapan bakal dimanjakan lewat game itu.

Hadirnya Hamilton dkk bisa terwujud berkat lisensi resmi yang didapatkan Codemasters. Tak hanya pembalap dan mobilnya, Codemasters juga akan menghadirkan sirkuit asli F1 termasuk balapan malam di Singapura.

Codemasters memang salah satu pengembang game yang cukup populer di kalangan gamer, pasalnya hampir setiap game yang dirilisnya mendapatkan respon yang baik oleh para gamer. Termasuk di antaranya adalah game balap GRID yang engine Ego-nya akan digunakan dalam game F1 2009.

Nama-nama pembalap yang sempat disebut-sebut akan hadir dalam gam eF1 2009 ini di antaranya adalah Lewis Hamilton, Fernando Alonso dan Sebastian Vettel.


"Codemaster telah membuktikan kehebatanya dalam membuat game balap, kini kami merasa antusias untuk membantu pengerjaan game Formula 1". Ujar Bernie Ecclestone, CEO Formula One Management Limited, seperti dikutip detikINET dari Gamezone, Rabu, (29/4/2009).


Seri pertama F1 2009 akan menyambangi Nintendo Wii dan PSP pada tahun 2009 ini. Sedangkan untuk versi Playstation 3, Xbox 360 dan PC akan segera dirilis pada 2010 mendatang.


Dalam versi untuk Wii dan PSP pemain akan disuguhkan beberapa modus permainan. Mulai dari individual arcade-style sampai permainan yang akan membawa gamer berkarir dalam kejuaraan F1.

Dikutip dari http://www.detikinet.com

Kethoprak Tampilkan Identitas Lokal

Kesenian kethoprak mampu tampil membawa dan memperkenalkan identitas lokal dan pada akhirnya kebangsaan.

Demikian diungkapkan Retnowati dalam sidang untuk mempertahankan disertasinya yang bertajuk Kethoprak Sebagai Identitas, Suatu Kajian Kelompok Kethoprak Arum Budoyo di Juwana Pati, Jawa Tengah, Kamis (23/4). Retnowati mendapatkan gelar doktor di bidang Antropologi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Indonesia dengan yudisium memuaskan.

Penelitian dilakukan di wilayah Pesisir Utara Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Pati. Di wilayah tersebut, kethoprak sangat dekat dan menyatu dengan kehidupan masyarakat. Bahkan, berkembang. Selain itu, sebagai kota kabupaten, Pati merupakan kota yang dinamis menghadapi perkembangan dari dalam maupun luar.

Kethoprak jelas bukan fenomena kesenian tanpa arti. Kethoprak mengambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa dalam pentas dan lakon-lakon yang ditampilkan. Kethoprak juga dapat dijadikan sarana belajar dan tuntunan hidup serta usaha pemulihan ketertiban sosial. Terdapat wewaton atau aturan hidup yang diyakini dan dianut bersama.

Laporan wartawan KOMPAS Indira Permanasari S

Dikutip dari www.kompas.com

Awas Dipecat Gara-gara Facebook

Hati-hati kecanduan situs jejaring sosial face book. Bisa-bisa anda kehilangan pekerjaan seperti yang dialami seorang wanita di Swiss.

Ceritanya wanita yang identitasnya dirahasiakan itu meminta izin pada bosnya karena menderita sakit migrain. Wanita itu mengaku terlalu pusing untuk berada di depan komputer dan harus berbaring di ruangan gelap untuk meredakan sakit kepalanya.

Demikian seperti ditulis ananova.com dari BBC, Senin (27/4/2009).

Namun, perusahaan tempat wanita itu bekerja menemukan wanita itu membuka-buka acount facebook miliknya. Ia pun dituduh sebagai pembohong dan dipecat.

Wanita itu membela diri. Ia mengaku mengakses facebook via handphone miliknya di atas tempat tidur.

Ia pun mencurigai perusahannya telah membuat seorang kawan fiktif yang di-add dalam acountnya. Lewat 'kawan' inilah perusahaan bisa tahu aktivitas wanita ini.

Dugaan ini diperkuat karena 'kawan' tersebut mendadak hilang setelah ia dipecat.

Namun perusahaannya tidak mau ambil pusing. Mereka beralasan, siapapun yang cukup sehat mengakses facebook, berarti cukup sehat juga untuk bekerja di depan komputer.

Sumber http://id.yahoo.com/

Lewat Facebook, 'Musfidah Kalla' Hujat SBY

Facebook kembali menjadi ajang politik. Sebuah alamat FB yang menamakan dirinya sebagai Musfidah Kalla, istri wakil presiden Jusuf Kalla yang kini tengah berseteru dengan Presiden SBY, mengirimkan pesan kepada semua temannya.

Isi pesan tersebut berupa hujatan terhadap sikap SBY yang terkesan "membuang" Kalla dan juga permintaan doa untuk kelanjutan karir politik Kalla serta pemintaan untuk bergabung dalam alamat FB tersebut.

Isi pesan tersebut yakni, "SBY habis manis sepah (JK) dibuang, Tuhan Maha adil dan maha benar, kodrat dan irodat ada di tangan-MU... Undang teman2 ya gabung disini..salam buat keluarga, smg sehat2 selalu.

Alamat Facebook tersebut tidak hanya menggunakan nama Musfidah melainkan juag mencantumkan fotonya.(*)

Laporan: Ina Maharani, totoro785@yahoo.com

Dikutip dari www.tribun-timur.com

Selasa, April 28, 2009

Kebohongan Termehek-mehek terungkap!!!

Ini adalah forwardan e-mail dari teman saya....

ternyata memang benar trans tv itu TUKANG TIPU!!

Smoga Kejadian Ini Kgk terulang lagi.... Tapi kyknya mah bakal terus..

Quote:

Pernah nonton program reality Show Termehek - mehek di Trans Tv?
Acara ini tayang setiap Sabtu dan Minggu jam 18.30.

Sedikit Gambaran singkatnya, Acara ini mengupas tentang kasus
kehilangan seseorang, entah itu pacar, temen bahkan kakek yg udah lama
lost contact.

Dan Akhirnya tanpa sengaja, Edisi minggu kemarin menguak kebohongan reality show tsb.
Awalnya saya sudah mengira program ini pasti bagai pinang dibelah
gergaji dengan reality show yg lain. Mengumbar cerita bohong demi
sebuah rating.

Pada Episode itu bercerita seorang cewe yg udah 3 bulan ditinggal cowonya yg bernama Ruly.
Usut punya usut selidik punya selidik layaknya detektif Hunter tahun
80an, ternyata oh ternyata si Ruly terlihat jalan dengan seorang Wanita
setengah baya yg pada episode itu dianalogikan sebagai seorang Tante
Girang.

Pada satu segmen tiba2 Istri saya yg sedang asyik nonton nyeletuk dan
membuyarkan canda saya dengan Fayyaz, " Loh yang..itu kayak temen kamu
tuh"
Begitu Mata ini tertuju pada Televisi 21 Inc itu, spontan heran dan
sedikit terkejut sambil sedikit pingsan (bagian yg ini r eka yasa..).

"Ngapain ya temen-temen gw itu?" dalem hati
"Apa emang kenal dengan tokoh Ruly di adegan tersebut atau.." masih dalem hati.

Seribu tanya dalam hati akhirnya memaksa tangan ini meraih Hp diatas
meja rias istri saya dan langsung menghubungi teman saya tsb.

"Hehehehehehe. ..bohongan kok den, udah di set dari mulai cerita sampe
pemain - pemainnya, lu mau ikutan juga bisa, entar gw daftarin,
kebetulan gw kenal sama team reality shownya nanti biar mer eka seting
ceritanya kayak apa"

Begitulah kira2 klarifikasi yg diberikan teman saya.

Gubraks...Lagi lagi demi rating apapun dilakukan..

"Tuuuuh..acara favorit kamu r eka yasa tuh,besok jgn ditonton lagi"
begitulah omel saya ke istri yg masih asik duduk didepan televisi sore
itu.

Makin harus selektif nih milih program tv.

Kiriman teman dari Yahoo group

Dikutip dari http://www.lintasberita.com/

Rumah Aman untuk Si Kecil

Seperti orangtua lainnya, melihat anak aktif bergerak, ceria, dan belajar hal-hal baru, pasti membuat hati senang. Bayi yang baru belajar merangkak dan berjalan akan berusaha menggapai benda-benda, menggelinding, merangkak, memanjat, apa pun benda yang ada di sekelilingnya.
Di awal-awal usianya, anak akan mencoba belajar berkenalan dan mengeksplorasi benda-benda. Namun, di usianya yang masih muda dan gerakan yang belum cekatan, anak-anak belum memiliki koordinasi otak untuk bereaksi terhadap bahaya.
Amat besar potensi anak kecil untuk terjatuh atau terjungkir akibat benda-benda di sekitarnya yang bisa saja merupakan benda tajam dan benda-benda berbahaya lainnya. Makin bertambah besar, makin besar pula tanggung jawab Anda untuk menjaga Si Kecil. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk membantu Si Kecil jauh dari risiko terluka;

Lupakan baby walkers
Usahakan untuk meminimalkan penggunaan baby walker untuk balita yang sedang belajar berjalan. Menurut data yang didapat dari American Academy of Pediatrics (AAP), setidaknya terdapat 14.000 kecelakaan yang terjadi pada anak-anak balita akibat penggunaan baby walker. Penyebabnya antara lain karena bayi jadi sangat rentan terguling karena tidak bisa mengontrol diri ketika mendorong dirinya ke sana-sini. Bayi bisa terguling jatuh mengenai benda-benda berbahaya, seperti menyenggol kompor panas, terguling ke dalam kolam, pemanas, atau pun meja dengan benda berat yang bisa terjatuh dan mengenai bayi, atau lebih ekstremnya lagi terguling jatuh dari tangga. Meski, memang tak jarang juga bisa memberi semacam penghalang bagi si bayi ketika ia menuju keluar gerbang dan ia tertahan dan lainnya. Ketimbang merisikokan bayi cedera akibat baby walker, coba ganti dengan activity saucer, semacam alat seperti baby walker namun tidak beroda. Bayi bisa melompat-lompat seperti di baby walker, tapi alat ini tak akan membawanya berjalan, tapi membantunya melatih kaki dengan melompat.

Jendela
*Mungkin Anda masih teringat berita bayi terjatuh dari jendela kamar apartemen di lantai atas beberapa waktu lalu. Ini merupakan pelajaran untuk tidak menganggap enteng bahaya jendela. Jangan terlalu mempercayakan kasa jendela untuk mencegah bayi jatuh dari jendela.
*Gunakan pengunci jendela yang jauh dari jangkauan anak-anak. Atau untuk lebih amannya, gunakan jeruji agar anak tidak bisa keluar dan melompat dari jendela. Anak-anak bisa lolos dari sela-sela sekecil 12 cm, maka pastikan teralis atau jeruji pengaman di jendela tidak lebih besar dari jarak tersebut. Pastikan teralis semacam ini aman untuk anak, namun juga bisa dibuka orang dewasa untuk mengantisipasi dari kebakaran.

*Jauhkan jendela dari kursi, tempat tidur bayi, tempat tidur, dan furnitur lainnya untuk mencegah Si Kecil memanjat ke ambang jendela.


Tangga
*Jangan tinggalkan anak-anak tanpa pengawasan di sekitar tangga, meski tangga tersebut diberi pagar pengaman anak-anak. Anak kecil bisa memanjat pagar pengaman anak-anak, dan terjatuh dari ketinggian yang lebih tinggi lagi. Bila kamar Si Kecil dekat dengan pagar, sekalian pasang pagar di pintu kamarnya agar ia tak mendekati tangga.
*Amankan tangga rumah dari benda-benda yang bisa membuat tersandung, seperti mainan, karpet yang tak terpasang pas, sepatu, ornamen pajangan, atau apa pun yang bisa membahayakan.
*Pasang pengaman di sepanjang railing (tonggak-tonggak untuk pegangan di pinggir tangga) jika anak Anda bisa lolos dari situ.
*Jika Anda memutuskan untuk memasang pagar pengaman anak, usahakan jangan yang berbentuk akordion, karena berpotensi mencekik leher anak.

*Memasuki usia 10-12 bulan, ajarkan Si Kecil untuk menuruni tangga dengan mundur perlahan. Dengan mundur perlahan, Si Kecil akan memastikan kakinya menjejak anak tangga satu per satu, sambil badannya menempel di anak tangga yang lebih tinggi. Namun, tentunya, Anda jangan pernah lengah ketika Si Kecil berada dekat tangga rumah.


Sekitar rumah

*Pastikan karpet rumah terpasang sempurna, tak ada yang longgar untuk mencegah Si Kecil tersandung, atau mengangkat karpet dan memasukkan benda-benda berbahaya ke bawahnya.

*Ketika menaruh anak di dalam kursi bayi untuk ditempatkan di dalam mobil, jangan sekali-kali menaruhnya di atas meja, karena gerakan anak bisa membuatnya tak seimbang, dan ia bisa terguling.
*Pastikan barang-barang yang bisa dijadikan pegangan oleh anak, seperti meja, kabinet, rak televisi, rak buku, bufet, dan lainnya cukup stabil, sehingga ia tak akan tertimpa atau kejatuhan barang dari atasnya. Pastikan pula tak ada taplak yang menjuntai dan bisa ditarik Si Kecil.
*Di toko-toko anak-anak atau
hardware sudah tersedia pengaman pojokan berbentuk L untuk mencegah Si Kecil terantuk pojokan meja atau benda lain yang tajam.
*Bersihkan segera air yang tumpah ke lantai sebelum Si Kecil atau siapa pun di rumah terpeleset.
*Gunakan tempelan antilicin di lantai kamar mandi atau bak berendam.

Tempat tidur
*Jangan pernah tinggalkan bayi tanpa pengawasan di tempat tidur atau tempat salin baju bayi. Jika telepon berbunyi ketika Anda sedang mengganti popok bayi di meja salinnya, angkat serta si bayi. Jika memang harus ditinggalkan, taruh bayi di lantai yang bersih dan aman, atau di tempat tidurnya. *Selalu pasang pagar pengaman yang ada di tempat tidur bayi.
*Jika anak Anda di bawah usia 6 tahun, jangan berikan ia tempat tidur yang ada tangganya (tempat tidur susun).

*Jangan pernah lalai untuk mencek ulang tali pengaman pada
stroller, kursi tinggi, ataupun tempat bayi yang bisa dibawa-bawa. Termasuk tempat duduk untuk bayi di swalayan.
*Biasanya, di tempat tidur bayi, orangtua memasang
bumper, atau pengaman agar Si Kecil tidak terantuk pagar tempat tidurnya. Ketika Si Kecil sudah mulai besar dan bisa belajar berdiri, jangan lupa untuk mencopot pengaman tersebut untuk mencegah ia menggunakannya untuk melompat. Berapa pun usia anak Anda, rumah seharusnya menjadi tempat paling nyaman untuk ia bermain dan belajar. Menyentuh, menggenggam, memanjat, dan mengeksplor adalah aktivitas yang membantu Si Kecil belajar dan berkembang. Jadi, biarkan ia belajar, dan Anda pun jangan lengah untuk menjaga keselamatannya.

NAD
Sumber : msn

Dikutip dari Kompas.com

TDW University - Mengapa yang kaya Semakin Kaya

Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus,
dan yang miskin bablas miskin.

Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya
bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan).
Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang
menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang
disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian
sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka
bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas,
sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.

Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial? Ketika orang
menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang
lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih,
komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang
lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk
kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar,
mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan
seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.

Kenapa orang miskin bablas miskin ?

Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.

Contoh :

Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar,
beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di
restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.

Pertanyaannya :

Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang
menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab,
Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?

untuk melengkapi pembelajaran Anda silahkan Anda download eBook
24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan oleh Tung Desem Waringin senilai Rp. 250.000,-
dan seminar 3 hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,-
klik disini : http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=30653

Ryan Giggs Akan Diberikan Gelar Sir?

Cerita tentang kehebatan Ryan Giggs sudah tidak terbantahkan. Untuk menghargainya, bahkan muncul usulan agar Giggs diberi gelar Sir di depan namanya. Mengapa tidak?

Kampanye dukungan untuk memberikan gelar kebangsawanan kepada Giggs diinisiasi oleh Tim Montgomerie, seorang blogger yang banyak menulis tentang politik. Hazel Blears, seorang menteri di pemerintahan lokal Salford --yang wilayah konstituennya meliputi kota Manchester--, turut menyokong kampanye itu.

"Ryan Giggs, selain punya rekor luar biasa di lapangan, juga punya catatan membanggakan di kegiatan sosial di luar lapangan; termasuk bersama pesepakbola muda di Salford," ujar Blears seperti dikutip AFP.

"Dia adalah seorang contoh yang positif dalam banyak hal. Jadi dia layak memperoleh pengakuan dengan gelar kebangsawanan," lanjut Blears.

Chris Grayling, juru bicara urusan dalam negeri dari Partai Konservatif yang beroposisi, menyebut Giggs sebagai 'generasi terakhir pesepakbola Inggris Raya yang luar biasa'.

"Pencapaiannya layak diganjar gelar kebangsawanan," ujar Grayling yang secara terang-terangan menyebut dirinya adalah seorang pendukung 'Setan Merah'.

Di situs www.mustbered.com, Montgomerie menyusun 11 alasan mengapa pria Wales berusia 35 tahun itu layak diberi gelar 'Sir'; mulai dari prestasinya di dunia sepakbola hingga pada pencapaiannya di kegiatan amal.

Pada hari Minggu (26/4/2009), Giggs baru saja dinobatkan sebagai Pemain Terbaik versi Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional (PFA). Inilah titel pertama dalam karir Giggs yang sudah terentang belasan tahun bersama MU. (detiksport.com)

Inilah Sembilan Tim Sukses SBY

Sukses Partai Demokrat milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Pemilu Legislatif 2009 tak lepas dari kerja keras sederet tim sukses. Setidaknya ada sembilan tim sukses berdiri di belakang SBY. Tim ini pula yang akan berjuang agar SBY kembali memenangi pilpres tahun ini.

l. Tim Echo: Mengadopsi fungsi teritorial di militer untuk mendongkrak suara Partai Demokrat di daerah. Tim ini ramping, hanya satu pemimpin di kabupaten/kota. Mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Djoko Suyanto jadi punggawanya.

2. Gerakan Pro-SBY: Dideklarasikan Selasa pekan lalu. Ketua Umum GPS Suratto Siswodihardjo. Mantan Kapolri Sutanto, mantan KSAU Marsekal TNI (Purn) Herman Prayitno, Menkes Siti Fadilah Supari, Menhut MS Kaban, mantan Kasum TNI Letjen (Purn) Suyono, dan mantan Kaster TNI Letjen (Purn) Agus Wijoyo jadi penasihat.

3. Tim Sekoci: Penyokong Partai Demokrat menggapai perolehan suara mencapai 20 persen. Tim ini mendata tokoh masyarakat, pengusaha, tokoh agama, tokoh perempuan, petani, dan nelayan. Diketuai Komisaris Utama PT Indosat Soeprapto dan Irvan Edison.

4. Tim Delta: Mengurusi semua perlengkapan kampanye. Dikomandoi mantan Asisten Logistik Panglima TNI Mayjen (Purn) Abikusno.

5. Tim Romeo: Menjalin komunikasi dengan rakyat. Segala kebijakan SBY yang dianggap berhasil disosialisasikan kelompok yang dipimpin Mayjen (Purn) Sardan Marbun. Tim juga mengurus PO BOX 9949 dan SMS 9949.

6. Tim Foxtrot: Konsultan politik Partai Demokrat. Lebih dikenal dengan Bravo Media Center dengan pengasuh utama Choel Mallarangeng yang juga Direktur Utama Fox Indonesia.

7. Barisan Indonesia: Barindo adalah organisasi masyarakat diprakarsai Letjen TNI M Yasin. Akbar Tandjung ikut sebagai Ketua Dewan Pembina.

8. Jaringan Nusantara: Dikelola sejumlah aktivis mahasiswa dan mantan aktivis mahasiswa, seperti Andi Arief, Harry Sebayang, dan Aam Sapulete.

9. Yayasan Dzikir SBY Nurussalam: Dibina mantan Sekretaris Pribadi Presiden Kurdi Mustofa, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, juga Habib Abdul Rahman M al-Habsyi. (persda network/ade/dom)



Sumber : Persda Network

Dikutip dari
KOMPAS.com

Senin, April 27, 2009

Teman Buat Anakku

Penulis: Al-Ustadzah Ummu ‘Abdirrahman Anisah Bintu ‘Imran

Setiap anak membutuhkan teman. Oleh karena itu, menjadi kewajiban orang tua untuk memilihkan teman yang baik bagi anak-anaknya. Pendidikan anak ternyata tak sebatas dalam lingkup keluarganya semata. Ketika kematangan sosial anak terus bertambah, bertambah pula ruang lingkupnya. Teman menjadi satu kebutuhan tersendiri bagi si anak. Teman bermain, teman belajar di sekolah, suatu saat menjadi bagian hidup seorang anak.

Pada saat itulah, orang tua harus menyadari betapa pentingnya pengawasan mereka terhadap anak-anak. Mengarahkan anak-anak, memilihkan teman yang baik untuk mereka, menjadi kewajiban bagi setiap orang tua yang menghendaki keselamatan anak-anaknya. Tidak jarang terjadi, orang tua yang telah berusaha menanamkan budi pekerti yang baik pada anak-anaknya di tengah keluarganya,mendapati anaknya menjadi seorang yang bengal dan rusak, akibat salah bergaul dengan teman-temannya.

Ini tidaklah mengherankan, karena bagaimanapun teman akan memberikan pengaruh yang besar terhadap diri seseorang. Sebagaimana Rasulullah n memperingatkan hal ini dalam ucapan beliau yang disampaikan oleh Abu Hurairah z:

“Seseorang itu berada di atas agama temannya, maka hendaklah setiap kalian memperhatikan siapa yang dia jadikan teman.” (HR. Abu Dawud no. 4833, dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani v dalam Shahih Sunan Abu Dawud)

Oleh karena itu, siapa saja yang diridhai agama dan akhlaknya hendaknya dijadikan teman, dan siapa yang tidak seperti itu hendaknya dijauhi, karena tabiat itu akan saling meniru. (‘Aunul Ma’bud, Kitabul Adab, Bab Man Yu`maru an Yujaalisa)

Rasulullah n memberikan gambaran yang jelas tentang perbedaan antara teman yang baik dan teman yang jelek. Beliau n bersabda:

“Perumpamaan teman duduk yang baik dan teman duduk yang jelek seperti penjual misik (sejenis minyak wangi, red.) dan pandai besi. Tidak lepas dirimu dari penjual misik, bisa jadi engkau membeli darinya atau pun engkau mendapati bau harumnya. Sementara pandai besi, bisa jadi dia membakar rumah atau bajumu atau engkau dapati bau yang tidak sedap darinya.” (HR. Al-Bukhari no. 2101 dan Muslim no. 2628)

Dalam ucapan Rasulullah n ini terkandung keutamaan duduk bersama orang-orang yang shalih, yang memiliki kebaikan, muru`ah, akhlak yang mulia, wara’, ilmu serta adab. Juga terkandung larangan duduk bersama orang-orang yang jelek, ahlul bid’ah, orang yang suka menggunjing orang lain, atau sering melakukan perbuatan fajir, banyak menganggur, dan berbagai macam perbuatan tercela lainnya. (Syarh Shahih Muslim, 16/177)

Inilah sabda Rasulullah n yang di dalamnya terkandung larangan duduk bersama orang yang dapat mengakibatkan kerugian pada agama maupun dunia, serta anjuran untuk duduk bersama orang yang dapat diambil manfaatnya bagi agama dan dunia. (Fathul Bari 4/410)

Dalam kitab-Nya yang mulia, Allah k memerintahkan hamba-hamba- Nya agar selalu bersama orang-orang yang beriman dan senantiasa kembali kepada Allah k, serta menjauhi orang-orang yang lalai dari mengingat Allah k sehingga Allah k menghukum mereka dengan dilupakan dari mengingat-Nya. Allah k melarang hamba-hamba- Nya menaati orang seperti ini, karena akan menggiring mereka untuk mencontohnya. . Allah k berfirman:

“Dan sabarkanlah dirimu bersama orang-orang yang senantiasa menyeru Rabb mereka pada pagi dan senja hari dengan mengharapkan wajah-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini. Dan janganlah mengikuti orang yang hati-Nya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta mengikuti hawa nafsunya, sementara keadaan mereka sia-sia.” (Al-Kahfi: 28)

Di dalam ayat ini didapati perintah untuk bergaul dengan orang-orang yang baik, dan mengupayakan diri untuk tetap bersama mereka serta bergaul dengan mereka, walau mereka adalah orang-orang yang fakir. Karena bergaul bersama mereka membuahkan faidah yang tidak terhitung banyaknya. (Taisirul Karimir Rahman, hal. 475)

Dengan begitu, orang tua wajib mengarahkan anak-anak, serta menekankan mereka untuk memilih kawan, teman duduk maupun teman dekat yang baik. Hendaknya orang tua menjelaskan kepada anak tentang manfaat di dunia dan di akhirat apabila duduk dan bergaul dengan orang-orang shalih, dan bahaya duduk dengan orang-orang yang suka melakukan kejelekan ataupun teman yang jelek. (Fiqh Tarbiyatil Abna`, hal. 154)

Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk mencari tahu setiap keadaan anak, menanyakan tentang teman-temannya. Betapa banyak terjadi seorang anak yang jelek mengajak teman-temannya untuk berbuat kemungkaran dan kerusakan, serta menghiasi perbuatan jelek dan dosa di hadapan teman-temannya. Padahal anak kecil seringkali meniru, suka menuruti keinginannya serta suka mencari pengalaman baru. Oleh karena itu, orang tua hendaknya berupaya agar anak berteman dengan teman-teman yang baik dan shalih, serta berasal dari keluarga yang baik. Di samping itu juga berupaya untuk memuliakan teman-teman si anak agar mudah memberi bimbingan dan arahan pada mereka dan mereka pun akan bersikap lembut di hadapan orang tua. (Fiqh Tarbiyatil Abna`, hal. 155)

Bila suatu ketika orang tua mendapati anaknya berbuat kejelekan dan kerusakan, tidak mengapa orang tua berusaha mencari tahu tentang keadaan anaknya. Walaupun dengan hal itu mereka terpaksa melakukan salah satu bentuk perbuatan tajassus (mata-mata). Ini tentu saja dengan tujuan mencegah kejelekan dan kerusakan yang terjadi, karena sesungguhnya Allah k tidak menyukai kerusakan. (Fiqh Tarbiyatil Abna`, hal. 156)

Inilah kiranya sebuah kewajiban yang tak boleh dilupakan oleh setiap orang tua. Hendaknya orang tua mengingat sebuah ucapan yang dituturkan oleh ‘Amr bin Qais Al-Mala`I v:

“Sesungguhnya pemuda itu sedang tumbuh. Maka apabila dia lebih mengutamakan untuk duduk bersama orang-orang yang berilmu, hampir-hampir bisa dikata dia akan selamat. Namun bila dia cenderung pada selain mereka, hampir-hampir dia rusak binasa.” (Dinukil dari Lammud Durril Mantsur minal Qaulil Ma`tsur, bab Hukmus Salaf ‘alal Mar`i bi Qarinihi wa Mamsyahu no.517)

Wallahu ta’ala a’lamu bish-shawab.

Sumber: www.asysyariah. com

Dikutip dari http://ummuammar88.wordpress.com


Misteri Alam Kubur

Jika kita memasuki daerah pekuburan dan melayangkan pandangan pada kuburan-kuburan yang tersusun rapi, maka kita akan mendapati keheningan dan sunyi yang berkepanjangan. Tak terdengar sedikitpun suara, meski banyak yang tinggal disitu. Kuburan-kuburan yang berjejer rapat, sementara dahulu mereka tinggal berjauhan, tidak saling mengenal antara satu dengan yang lainnya. Ada anak kecil yang masih menyusui, ada orang kaya, ada juga orang yang tak punya. Ada orang yang tua renta, dan ada pula anak muda. Namun, apakah gerangan yang terjadi pada mereka? Banyak diantara kita tidak mengetahui Misteri Alam Kubur.

Oleh karena itu, kali ini kami akan mengajak anda untuk menjelajahi alam kubur sebagaimana yang telah dikabarkan oleh rasulullah -Shollallahu `alaihi wasallam- berdasaarkan wahyu dari Allah - Subhanahu Wa Ta’ala-, bukan dari takhayyul yang dibuat-buat oleh manusia.

Al-Barra’ bin `Azib-radhiyallahu `anhu- dia berkata, “Kami pernah mengiringi jenazah seorang dari sahabat anshar. Tatkala kami tiba di kuburan, ternyata penggalian lahat belum selesai. Akhirnya Rasulullah -Shollallahu `alaihi wasallam-duduk (menghadap kiblat), dan kami pun duduk di sekelilingnya. seolah-olah ada burung diatas kepala kami yang hinggap (karena dalam keadaan diam dan tenang). Rasulullah -Shollallahu `alaihi wasallam- memegang kayu yang beliau pukulkan ke tanah.(Beliau memandang ke langit lalu memandang ke tanah, lalu beliau mendongakkan kepalanya dan menundukkannya tiga kali). Kemudian beliau bersabda,

“Berlindunglah kalian kepada Allah dari siksa kubur”. Diucapkan dua atau tiga kali. (Kemudian Rasulullah bersabda,
Ya Allah aku berlindung kepadamu dari azab kubur”).tiga kali. Kemudian bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba yang mu’min apabila meninggal dunia dan menghadapi akhirat maka turunlah para malaikat dari langit. Wajahnya putih seakan-akan di wajah mereka itu matahari. Mereka membawa kain kafan diantara kafan-kafan surga dan hanuth
(parfum) diantara parfum-parfum surga hingga mereka duduk dari tempat yamg jaraknya sejauh mata memandang. Kemudian datanglah malaikat maut -Alaihis Salam- hingga duduk di sisi kepalanya lalu dia berkata, “Wahai jiwa yang baik (dalam sebuah riwayat: yang tenang) keluarlah menuju kepada ampunan Allah dan keridhoan-Nya. (Rasulullah
bersabda), “Maka keluarlah ruh itu mengalir seperti tetesan air dari wadahnya, lalu malaikat itu mengambilnya. Apabila malaikat maut telah mengambilnya, maka para malaikat itu tidak membiarkannya berada di tangan malaikat maut sekejap mata pun hingga mereka mengambilnya, lalu mereka meletakkan di dalam katfan dan parfum tersebut.(Maka itulah makna firman Allah -Ta’ala-, “Dia diwafatkan oleh malaikat-malaikat kami; dan malaikat-malaikat
kami itu tidak melalaikan kewajibannya” . (QS. Al An’am:61)

Semerbak bau wangi seperti misik paling wangi yang didapati di muka bumi. Lalu mereka membawanya naik. Tidaklah mereka melewatkan ruh itu di hadapan sekumpulan para malaikat melainkan para malaikat itu mengatakan, Siapakah ruh yang wangi ini? Mereka menjawab, Fulan bin Fulan -disebut dengan nama-nama terbaik yang dulu mereka menyebutnya ketika di dunia- hingga mereka sampai di langit dunia. Lalu mereka minta agar pintu dibukakan untuk ruh itu. Maka dibukakan untuk mereka. Lalu para malaikat muqarrabun dari semua sisi langit itu mengantarkannya sampai ke langit yang berikutnya hingga berakhir di langit yang ke tujuh. Maka Allah -Ta’ala- berfirman, “Tulislah untuk hamba-Ku di `Illiyyin.

“Tahukah kamu apakah `Illiyyin itu? (yaitu) Kitab yang bertulis. Yang
disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan (kepada Allah)”.
(QS. Al-Muthoffifin: 19-21).

Maka ditulislah kitabnya di Illiyyin. (Kemudian Allah berfirman lagi), “Kembalikanlah ia ke bumi. sesungguhmya Aku (berjanji kepada mereka bahwa) dari bumilah Aku menciptakan mereka dan dari sana Aku kembalikan mereka, dan dari sana pula Aku mengeluarkan mereka lagi di kali yang lain”. Maka (ia dikembalikan ke bumi, dan) dikembalikan
ruhnya itu ke dalam jasadnya.(Kata beliau -Shollallahu `alaihi wasallam-, sesungguhnya ia mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarnya, apabila mereka pulang meninggalkannya) . Lalu ia didatangi oleh dua malaikat (yang keras hardikannya) seraya menghardiknya dan mendudukkannya. Lalu kedua malaikat itu bertanya kepadanya, “Siapa Rabbmu?” Maka ia menjawab, “Rabbku adalah Allah”. Keduanya bertanya lagi, “Apa agamamu?” Dia menjawab, “Agamaku Islam”. Lalu keduanya bertanya lagi, “Siapakah orang yang diutus oleh Allah kepada kalian itu?” Dia menjawab, “Beliau adalah utusan Allah”. Lalu keduanya bertanya lagi kepadanya, “Apa saja amalanmu?”Dia menjawab, “Aku membaca Kitabullah, lalu aku beriman kepadanya, dan membenarkannya” . Lalu malaikat itu bertanya lagi, “Siapa Rabbmu? dan apa agamamu? dan siapa nabimu?” Itulah akhir fitnah (ujian) atau pertanyaan yang diajukan kepada seorang mu’min. Maka itulah makna firman Allah -Ta’ala-,

“Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang
teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat”. (QS.Ibrahim: 27)

Lalu ia menjawab, “Rabbku adalah Allah; agamaku Islam, dan nabiku adalah Muhammad -Shollallahu `alaihi wasallam-”. Maka ada Penyeru (Allah) yang menyeru dari langit dengan mengatakan, “Telah benar hamba-Ku. maka bentangkanlah permadani dari jannah (surga) dan kenakanlah untuknya dari pakaian jannah, serta bukakanlah untuknya pintu ke jannah”. Lalu sampai kepadanya hawa jannah dan bau wanginya, dan diluaskan kuburnya sejauh mata memandang. Datanglah kepadanya (di dalam sebuah riwayat: didatangkan kepadanya dalam bentuk) seorang
laki-laki yang tampan wajahnya bagus pakaiannya, dan wangi baunya, lalu orang itu mengatakan, “Berbahagialah dengan apa yang membuatmu senang, (berbahagialah dengan keridhan dari Allah -Ta’ala-dan jannah yang di dalamnya ada nikmat-nikmat yang abadi). Ini adalah hari yang dijanjikan kepada engkau”. Lalu ia mengatakan kepadanya, “(Engkau telah diberi kabar gembira oleh Allah dengan kebaikan) Siapakah engkau ini? wajahmu menunjukkan wajah orang yang datang dengan kebaikan”. Orang itu menjawab, “Aku adalah amalanmu yang shalih (Demi Allah tidaklah aku mengetahuimu, kecuali engkau orang yang bersegera melakukan ketaatan kepada Allah. Maka Allah membalasmu dengan yang terbaik)”. Kemudian dibukakanlah untuknya pintu jannah dan pintu
neraka. Lalu dikatakan kepadanya, “Inilah tempat tinggalmu jika engkau durhaka kepada Allah. Kemudian Allah menggantikanmu dengan yang itu (jannah)”. Saat ia melihat apa yang ada di dalam jannah, ia mengatakan, “Ya Rabbi, segerakanlah datangnya hari kiamat agar aku pulang lagi kepada keluargaku dan hartaku”. (Lalu dikatakan kepadanya:tenanglah ).

Lanjut beliau -Shollallahu `alaihi wasallam- bersabda , “Sesungguhnya seorang hamba yang kafir (di dalam sebuah riwayat, “yang fajir/durhaka” ) apabila ia meninggal dunia dan menghadapi akhirat, turunlah kepadanya para malaikat dari langit (yang keras lagi kejam) yang berwajah hitam-hitam. Mereka membawa pakaian kasar (dari neraka). lalu mereka duduk dari tempatnya sejauh mata memandang. Kemudian datanglah malaikat maut hingga duduk di sisi kepalanya lalu ia berkata, “Wahai jiwa yang jelek! Keluarlah menuju kemurkaan Allah dan kemarahannya! ” Maka tercerai-berai ruh itu di dalam jasadnya, kemudian dicabut seperti dicabutnya besi berduri (banyak cabangnya)
dari bulu yang basah lalu tertarik putus bersamanya urat-urat dan pembuluhnya. (Kemudian ia dilaknat oleh setiap malaikat yang ada di antara langit dan bumi dan semua malaikat yang ada di langit; ditutuplah pintu-pintu langit. Tidak ada di antara malaikat penjaga pintu itu, kecuali mereka memohon kepada Allah agar ruh itu jangan dinaikkan melalui tempat mereka). Lalu malaikat maut mangambilnya. Apabila malaikat maut telah mengambilnya, maka para malaikat itu tidak membiarkannya berada di tangannya sekejap mata pun hingga mereka mengambilnya, lalu mereka meletakkannya di dalam kafan tersebut. Maka keluarlah dari ruh itu bau busuk seperti bangkai paling busuk yang didapati di muka bumi. Kemudian mereka membawanya naik. Tidaklah mereka melewatkan ruh itu di hadapan sekumpulan para malaikat, melainkan para malaikat itu mangatakan, “Siapakah ruh yang sangat busuk ini?” Mereka menjawab, Fulan bin Fulan – disebut dengan nama-nama terburuk yang dulu mereka menyebutnya ketika di dunia–
hingga mereka sampai di langit dunia. Lalu mereka minta agar pintu dibukakan untuk ruh itu. Namun tidak dibukakan untuknya. Kemudian Rasulullah -Shollallahu `alaihi wasallam- membaca ayat, “Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi gmereka pintu-pintu langitdan tidak (pula) mereka masuk surga, hinga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. (QS. Al-A’raf:40)

Allah berfirman, “Tulislah kitabnya di Sijjin, di bumi yang paling bawah”. (Kemudian Allah berfirman lagi), “Kembalikanlah ia ke bumi. Sesungguhmya Aku (berjanji kepada mereka bahwa) dari bumilah Aku menciptakan mereka dan dari sana Aku kembalikan mereka, dan dari sana pula Aku mengeluarkan mereka lagi di kali yang lain”. Maka dilemparkan ruh (dari langit) dengan lemparan (yang membuat ruh itu kembali ke dalam jasadnya). Kemudian Rasulullah membaca, “Barangsiapa yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah, Maka adalah
ia seolah-olah jatuh dari langit, lalu disambar oleh burung, atau
diterbangkan angin ke tempat yang jauh”. (QS. Al-Hajj: 31)

Lalu dikembalikan ruh itu ke dalam jasadnya. (Kata beliau -Shollallahu `alaihi wasallam-, “Sesungguhnya ia mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarkannya apabila mereka pulang meninggalkannya) . Lalu ia didatangi oleh dua malaikat (yang keras hardikannya) , lalu keduanya menghardiknya dan mendudukkannya.
Kemudian kedua malaikat itu bertanya kepadanya, “Siapa Rabbmu?” Maka ia menjawab, “Haah…hah, saya tidak tahu”. Keduanya bertanya lagi, “Apa agamamu?” Dia menjawab, “Haah hah, saya tidak tahu”. Lalu keduanya bertanya lagi, “apa komentarmu tentang orang yang diutus oleh Allah kepada kalian itu?” Dia tidak tahu namanya. Lalu dikatakan kepadanya, “Muhammad!?” Maka ia menjawab, “Haah…hah, saya tidak tahu (saya mendengar orang mengatakan begitu”. Lalu dikatakan kepadanya, “Engkau tidak tahu, dan tidak membaca?” Maka ada penyeru
yang menyeru dari langit dengan mengatakan, “Dia dusta. Maka bentangkanlah permadani dari neraka dan bukakanlah untuknya pintu ke neraka”. Lalu sampailah kepadanya panas neraka dan hembusan panasnya.
Disempitkan kuburnya hingga bertautlah tulang rusuknya karenanya. Datanglah kepadanya (di dalam sebuah riwayat: didatangkan kepadanya dalam bentuk) seorang laki-laki yang buruk wajahnya buruk pakaiannya
dan busuk baunya. Lalu orang itu mengatakan, “Aku kabarkan kepadamu tentang sesuatu yang membuatmu menderita. Inilah hari yang dijanjikan kepadamu”. Lalu ia mengatakan kepadanya, “(Engkau telah diberikan
kabar jelek oleh Allah)”. Siapakah engkau ini? Wajahmu menunjukkan wajah orang yang datang dengan kejelekan”. Orang itu menjawab, “Aku adalah amalanmu yang buruk. (Demi Allah, tidaklah aku mengetahuimu, kecuali engkau adalah orang yang berlambat-lambat dari melakukan ketaatan kepada Allah dan bergegas kepada kemaksiatan kepada Allah. Maka Allah membalasmu dengan yang terburuk)”. Kemudian didatangkan kepadanya seorang yang buta, tuli lagi bisu dengan membawa sebuah palu besar di tangannya! Kalau saja palu itu dipukulkan kepada
gunung, tentu gunung itu menjadi debu. maka orang itu memukulkan palu itu kepadanya hingga ia menjadi debu. Kemudian Allah mengembalikannya lagi seperti semula. Lalu orang itu memukulnya sekali lagi hingga ia memekik keras dengan teriakan yang bisa didengar oleh segala yang ada, kecuali manusia dan jin. Kemudian dibukakan pintu neraka untuknya dan dibentangkan permadani dari neraka). Maka ia berkata:”Ya Rabbi! janganlah Engkau datangkan hari kiamat itu!” [HR. Abu Dawud dalam Sunan-nya (4753), Al-Hakim dalam Al-Mustadrok (107), Ath-
Thoyalisiy dalam Al-Musnad (753), dan Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushonnaf (12059). Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Takhrij Al-Misykah (1630)]

Demikianlah perjalanan kita kali ini. Semoga bisa menjadi nasihat bagi kita sebagai calon penghuni kubur yang akan segera menyusul orang-orang yang ada dalam liang lahat. Maka persiapkanlah imanmu dan amal sholihmu dengan mempelajarilah agamamu sehingga engkau menjadi orang-orang yang selamat dari hardikan malaikat, dan himpitan kubur yang gelap. Ingatlah dunia dan umurmu singkat !!

Sumber : Buletin Jum’at Al-Atsariyyah edisi 55 Tahun I. Penerbit : Pustaka Ibnu Abbas. Alamat : Pesantren Tanwirus Sunnah, Jl. Bonto Te’ne No. 58, Kel. Borong Loe, Kec. Bonto Marannu, Gowa-Sulsel. HP : 08124173512 (a/n Ust. Abu Fa’izah). Pimpinan Redaksi/Penanggung Jawab : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Dewan Redaksi : Santri Ma’had Tanwirus Sunnah – Gowa. Editor/Pengasuh : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Layout : Abu Dzikro. Untuk berlangganan/ pemesanan hubungi : Ilham Al-Atsary (085255974201) . (infaq Rp. 200,-/exp)

Sumber:
http://almakassari. com/?p=242